translation articles

translation articles

Pemerintah Jepang telah memperkenalkan sebuah Rancangan Undang-Undang (RUU) kelompok minoritas etnik Ainu negaranya sebagai orang “asli”. Itu waktu pertama bagi pemerintah Jepang harus melakukan ini. Hal itu datang setelah berdekade dari melobi dan kampanye yang dilakukan oleh orang Ainu agar diakui.

Ainu merupakan orang asli Jepang yang berasal dari pulau daerah utara Jepang bagian Hokaido, timur laut Honshu, dan pulau-pulau di antara Rusia dan Jepang. Jumlah resmi mereka hari ini kira-kira 25.000, tapi kebanyakan pemerhati memperkirakan jumlah yang lebih akurat kira-kira 200.000. Banyak orang Ainu secara sempurna telah membaur ke dalam masyarakat Jepang dan tidak memiliki pengetahuan dari leluhur mereka atau akar sejarah, tradisi dan budayanya.

Website Jepang hari ini menulis tentang penderitaan yang telah dihadapi orang Ainu. Mereka mengatakan, “orang-orang Ainu , telah lama menderita akibat efek dari kebijakan pembauran paksa, dan saat diskriminasi telah surut bertahap, penghasilan dan kesenjangan pendidikan dengan sisa orang Jepang bertahan. “Pemerintah Jepang berbicara tentang kepentingan dari mengesahkan undang-undang baru.”

Dia mengatakan, “itu penting untuk melindungi kehormatan dan martabat orang-orang Ainu dan mewariskan kepada keturunan mereka untuk menyadari masyarakat untuk bersemangat dengan nilai-nilai berbeda.”

Juru bicara orang Ainu, Tadashi Kato mengatakan, “dia merasa seperti kita bangun dari tidur nyenyak, dia akan mengarahkan pembangunan sebuah masyarakat di mana kita bisa hidup bersama. Kita pikir ini adalah langkah pertama.”

breakingnewsenglish