translation articles

translation articles

Ilmuwan telah membuat sebuah penemuan yang menggegerkan. Penemuan itu terkait dengan polusi yang paling berbahaya bagi burung laut. Sebuah penelitian dipimpin oleh lembaga Australia untuk studi Kelautan dan Antartika menemukan bahwa balon adalah jenis plastik yang paling mematikan untuk burung laut.

Tim peneliti mengatakan bahwa kemungkinan balon-balon membunuh burung laut 32 kali lebih mungkin daripada plastik biasa. Mereka menemukan itu ketika balon-balon dan plastik lembut lainnya mencatat hanya lima persen dari plastik dapat dicerna, sehingga mereka bertanggungjawab untuk lebih dari 40 persen dari kematian di antara burung-burung laut. Peneliti utama Lauren Roman mengatakan : “potongan plastik keras (biasa) mungkin melewati lambung dengan cepat, tapi plastik lembut lebih mungkin untuk menjadi padat dan menyebabkan sembelit yang fatal.”

Studi menjelaskan 1,733 burung laut yang mati dan ditemukan, lebih dari seperempatnya dihubungkan akibat memakan plastik. Ny Roman menjelaskan bahwa plastik telah menjadi ancaman yang meningkat ke burung laut. Dia mengatakan, “tertelannya puing laut, sekarang menjadi sebuah ancaman yang diakui secara global. Kita menyarankan agar menurunkan keberadaan balon dan potongan-potongan balon di samudera, seharusnya dengan cepat menurunkan kematian-kematian.”

LiveScience.com mengatakan, “dengan sebuah perkiraan 280,000 ton puing-puing laut mengambang di seluruh dunia, sekitar setengah dari semua spesies burung laut, dianggap mencerna plastik dari sebuah basis data harian. Burung-burung secara khusus mungkin menelan balon berbahaya karena mereka secara dekat menyerupai cumi-cumi, menurut penelitian.”

breakingnewsenglish