What Do Learn Japanese is Difficult?

basic kanji

basic kanji

Japanese is probably familiar in the ears of Indonesian people, but don’t be like English yet. The reason can be because of various kinds, such as former of Japanese colony, dorama, or maybe because the language is part of five international languages. Despite a lot of people like the language, but the books of Japanese grammar is not easy to be found in general book stores. Except, you have been college or maybe you have looked for the books in the Japanese Foundation that spread all over Indonesian.

English foreign language may still dominate in Indonesian society. According to my opinion, because of the influence of the Japanese books that it isn’t yet many spread in general book stores. We can see if you go to stores, only get the books of daily activities conversation. Then, the best dictionary of Japanese is still handled by a small dictionary called as gakushudo dictionary. So, if you want to master a foreign language with easy, it is not enough.

Easy, because of the sources is easy got. Difficult, for the learning source books that sometimes is difficult found in general book stores.

What Japanese is difficult?

Jumpei Yasuda

Jumpei Yasuda

Learning Japanese maybe easy or difficult, because the most difficulty when someone try to memorize Kanji that has thousands of the symbol called as logogram. To achieve the Bachelor’s degree, a college student has to memorize approximately 1000-2000 words of Kanji. Absolutely, if you want to get a good score when you are graduated.

You can see link website https://jepang.org/daftarkanji.php, to memorize Kanji. It doesn’t yet include https://jepang.org/jlpt-n1-vocab.php. Then, besides you also have to understand of the particle of general grammar of Japanese. Such as the use of は, を, が,に and other particles.

In the world of japanese, you will know the test is named JLPT (Japanese-Language Proficiency Test), a test that handled direcly by Japanese government. JLPT had had four grades, but now JLPT has five grades (N1, N2, N3, N4, N5) since 2010. Then, in each JLPT grade has each difficulty.

To master N5 at least you have to able to be 100 Kanji and 800 vocabularies, N4 300 Kanji and 1500 vocabularies, N2 1000 Kanji and 6000 vocabularies, N1 2000 Kanji and 10000 vocabularies that you memorize by heart.

So, do you understand the most difficult grade, don’t you? It is N1. In N1, someone has to able to listen to be fast and read articles deeply. It is like an english test (TOEFL dan IELTS). Need to know, Japanese people look at more your score of foreign proficiency in the test than national certificates do you get. The same things with TOEFL and IELTS in English.

Not all Japanese People can memorize Kanji

Okurigana

Okurigana

Almost like all languages all over the world, if you don’t practice exactly will lose the tools of communication. So, you can also say that write Japanese Kanji for Japanese people have the same thing, it is hard. Absolutely, if someone hasn’t practiced. For example, the event that happened to a Japanese journalist, Jumpei Yasuda who lost in the middle east for three years.

In the case discovered that he couldn’t speak Japanese fluently. So that, when he returned to homeland, he had a little hard to speak. it is Japanese people, how with us? Or people from other countries. Then, you have to watch on Youtube channel when Japanese people get instructed to write a few certain Kanji, but can’t.

From there, need to know if languages not to be theory, but daily practices. Probably, for you who have mastered over JLPT N1 can keep the language by always streaming radio for listening to, reading newspaper for reading, and speak to Japanese people via online.

By the way. Jumpei Yasuda is an journalist, exactly understand very good the language…

Classification of Japanese Characters

Katakana and Hiragana

Katakana and Hiragana

Japanese characters have three classification, namely Hiragana, Katakana, and Kanji

Hiragana (ひらがな), has 46 characters that have to be memorized by heart. The characters are relatively easy memorized and indeed to be the beginning of someone to understand Japanese. The function of Hiragana is to write Japanese writing that tend to be native words. In meaning that the words are original from Japanese. For example 魚, 酒, 行く, 食べる. The native writings have to be written by Hiragana or Kanji.

Katakana (カタカナ), katakana characters have 46 character to be memorized. Shapes of characters are almost same like Hiragana, but it has different function. So, it is said that the characters only used to refer to the foreign words in Japanese. For example, if someone want to write Smith (セミッテ), Going (ゴエン), Beautiful (ビューティフル) and so on. The characters of Katakana also looks clearly in the shapes compare with Hiragana. So, if you want to learn basic Japanese, Hiragana is also about to decorate your memorization. Need to remember that Katakana can’t be used to explain Kanji like Hiragana does.

Kanji (感じ), the characters that tend to be logogram (words of symbol), the meaning for one of Kanji character has one meaning. That is to say, you can’t use Kanji like Hiragana when spell words.

How to read Kanji is three manner, namely Kunyomi (native japanese pronunciation), Onyomi (Japanese pronunciation of Chinese absorption), Okurigana (Hiragana explains Kanji).

As for, for literacy of Kanji that Japanese government make, there is Touyou Kanji a number of 1,850 character. Jouyou Kanji (10/10/1981) numbered 1,945. For Jouyou Kanji from Japanese ministry of education have rearranged four times, and the number changes becoming 1,923/1,931/1,942/1,945.

Then, for elementary students, Japanese government have released Kyouiku Kanji that taken from Jouyou Kanji. That Kanji has 1,006 character. Other than that, Japanese government also released a list of Jinmeiyou Kanji (kanji from name of person). So, until 27 September 2004, there are 2,928 character of Jinmeiyou Kanji.

(AjiBaso)

Apa Belajar Bahasa Jepang Sulit?

Bahasa Jepang mungkin agak familiar di telinga orang Indonesia, tapi belum seperti bahasa Inggris. Penyebabnya bisa berbagai macam, yakni bekas jajahan Jepang, dorama, atau mungkin karena bahasa ini masuk ke dalam lima bahasa Internasional. Meskipun cukup banyak peminatnya, namun buku-buku grammar bahasa Jepang kurang mudah ditemui di toko-toko buku pasaran. Kecuali, jika seseorang pernah kuliah atau mungkin mencarinya di the Japanese Foundation.

Bahasa asing Inggris memang masih mendominasi di telinga masyarakat Indonesia. Itu tidak lain karena pengaruh buku Jepang belum mendominasi pasaran. Kita bisa melihatnya jika datang ke toko buku yang didapat hanya kamus atau kosakata daily activity. Kemudian untuk kamus terbaik bahasa Jepang yang tersebar di Indonesia masih dipegang oleh kamus kecil Gakushudo. Jadi untuk menunjang menguasai bahasa asing dengan mudah itu masih jauh dari cukup.

Mudah, karena sumber mudah didapat. Sulit, karena untuk menemukan sumber pelajarannya yang terkadang agak sulit di toko buku umum.

Sulitkah belajar bahasa Jepang ?

Belajar bahasa Jepang memang susah-susah gampang, karena kerumitan dalam menghafal kanji yang berjumlah ribuan. Untuk mencapai tingkatan S1 sendiri seorang mahasiswa harus menghafal setidaknya 1000-2000 Kanji Jepang. Itu kalau kalian ingin mendapatkan nilai yang bagus.

Kalian bisa melihat situs https://jepang.org/daftarkanji.php, untuk mengahafal Kanji Jepang. Itu belum termasuk dengan https://jepang.org/jlpt-n1-vocab.php. Kemudian selain itu kalian juga harus mengerti partikel di dalam bahasa Jepang seperti penggunaan, は, を, が,に, dan beberapa partikel lainnya.

Di dalam dunia bahasa Jepang, kalian akan mengenal test bernama JLPT (Japanese-Language Proficiency Test) sebuah test yang dikelola langsung oleh negara Jepang. Dulu JLPT memiliki empat level, tetapi sekarang ada lima level (N1, N2, N3, N4, N5) sejak tahun 2010. Adapun, untuk setiap level memiliki kesulitannya sendiri.

Untuk menguasai N5 setidaknya seseorang harus menguasai kira-kira 100 Kanji dan 800 kosakata, N4 300 Kanji dan 1,500 kosakata, N2 1,000 Kanji dan 6,000 kosakata, N1 2,000 Kanji dan 10,000 kosakata.

Jadi kalian mengerti level mana yang paling sulit bukan? Itu adalah N1. Di N1 seseorang harus mahir mendengar secara cepat dan membaca artikel secara mendalam. Itu seperti halnya test dalam bahasa Inggris (TOEFL atau IELTS). Perlu diketahui, orang Jepang lebih melihat score kalian di test ini ketimbang sertifikat nasional. Sama halnya dengan peranan TOEFL dan IELTS di dalam bahasa Inggris.

Orang Jepang tidak semuanya hafal kanji

Hampir seperti semua bahasa di dunia, jika kalian tidak memperaktikkannya pasti akan kehilangan alat komunikasi ini. Bisa dikatakan untuk menuliskan Kanji bagi orang Jepang juga sulit, jika tidak diasah terus-menerus. Sebagai contoh kejadian yang terjadi pada seorang journalis Jepang, Jumpei Yasuda yang hilang di timur tengah selama tiga tahun.

Dari kasus ini terungkap selama tiga tahun dia sama sekali tidak menggunakan bahasa Jepang. Sehingga ketika dia kembali ke negaranya, dia sedikit kaku berbicara bahasa asal negaranya. Itu orang Jepang, bagaimana jika kita orang Indonesia? Atau orang dari negara lain. Lalu, sejumlah tayangan di Youtube ketika orang Jepang diperintah untuk menuliskan beberapa Kanji tertentu tetapi tidak bisa.

Jadi perlu disadari jika bahasa bukanlah bentuk teori, namun praktik keseharian. Mungkin untuk kalian yang sudah menguasainya sampai JLPT (Japanese-Language Proficiency Test) Level 1 bisa menjaganya dengan selalu streaming radio untuk listening, membaca surat kabar untuk membaca, dan berbicara dengan orang Jepang via online.

Oh, iya. Jumpei Yasuda adalah seorang jurnalis, pasti mengerti baik bahasa yah…

Pembagian huruf dalam bahasa Jepang

Bahasa Jepang memiliki tiga pembagian huruf, yaitu Hiragana, Katakana, dan Kanji.

Hiragana (ひらがな), memiliki 46 huruf yang harus dihafal. Huruf ini relatif mudah untuk dihafal dan memang menjadi awal seseorang untuk memahami bahasa Jepang. Fungsi hiragana sendiri untuk menuliskan tulisan bahasa Jepang yang bersifat native. Dalam artian bahwa kata-kata tersebut asli dari negara Jepang. Misalnya魚, 酒, 行く, 食べる. Tulisan tersebut harus dituliskan oleh huruf hiragana atau kanji.

Biasanya untuk kosakata mudah orang Jepang lebih menyukai menuliskannya dengan kanji. Itu lebih mudah dan singkat untuk dituliskan di dalam kertas atau notebook. Kemudian jika ada kanji yang sulit biasanya huruf hiragana berada di atas huruf kanji agar orang Jepang bisa mudah mengenalnya. Jadi perlu diingat jika semua orang Jepang belum tentu mahir berbahasa Jepang. Bahkan jika ada orang asing yang bisa mencapai Japanese Literature Proficiency Test Level 1 dan lulus mereka akan senang dan mengatakan dirimu hebat.

Katakana (カタカナ), huruf ini juga memiliki 46 huruf untuk dihafal. Bentuk huruf ini hampir seperti Hiragana, tetapi ada yang berbeda dari segi penggunaannya. Jadi bisa dikatakan bahwa huruf ini hanya digunakan untuk merujuk pada kosakata bahasa asing yang di Jepangkan. Misalnya untuk menuliskan Smith (セミッテ), Going (ゴエン), Beautiful (ビューティフル) dan sebagainya. Huruf ini juga terkesan lebih tegas lekukannya dibandingkan dengan hiragana. Jadi kalau kamu ingin belajar bahasa Jepang awal, huruf ini juga akan menghiasi hafalanmu. Perlu diingatkan bahwa huruf Katakana tidak bisa digunakan untuk menjelaskan huruf kanji sebagaimana Hiragana.

Kanji (感じ), huruf Kanji merupakan huruf yang bersifat logogram (berupa simbol), berarti untuk satu huruf ada satu macam arti. Maksudnya tidak bisa digunakan sebagaimana huruf alfhabet.

Cara baca kanji ada tiga yaitu, Kunyomi (pengucapan bahasa Jepang asli), Onyomi (pengucapan bahasa Jepang hasil serapan bahasa Tionghoa), Okurigana (Hiragana pengikut Kanji).

Adapun, untuk aksara Kanji keluaran pemerintah Jepang ada Touyou Kanji (16/11/1946) sejumlah 1,850 karakter. Jouyou kanji (10/10/1981) berjumlah 1,945. Untuk Jouyou Kanji Kementerian Pendidikan Jepang telah empat kali menyusun ulang, dan jumlahnya berubah menjadi 1,923/1,931/1,942/1,945.

Kemudian bagi anak setingkat sekolah dasar pemerintah Jepang mengeluarkan Kyouiku Kanji yang diambil dari Jouyou Kanji. Kanji tersebut berisi 1,006 karakter. Selain itu pemerintah Jepang juga mengeluarkan daftar Jinmeiyou Kanji (Kanji nama orang). Sehingga sampai 27 September 2004, ada 2,928 karakter Jinmeiyou Kanji.

(AjiBaso)

// What Do Learn Japanese is Difficult ? //